Dua jenis sayuran ini tak cuma sedap dimasak. Bila diolah secara
sehat dan dikonsumsi teratur, beberapa penyakit dapat dicegah. Bahkan diobati.
Nyaris
tak ada orang yang tak mengenal terong dan bayam. Kedua bahan makanan ini
termasuk populer dalam jajaran sayur-mayur. Terong terasa nikmat setelah
dimasak menjadi sayur lodeh atau sambal terong. Makanan lezat bisa didapat dari
olahan bayam, macam sayur bening, gado-gado, pecel, dan lainnya.
Namun,
“prestasi” mereka sebenarnya tak cuma sampai di situ. Terong Solanum Sp. dan
bayam Amaranthus sp. masih bisa unjuk gigi untuk urusan lain. Sebagai tumbuhan
yang mampu melawan penyakit, umpamanya. Dalam soal terakhir ini terong dan
bayam punya banyak kemampuan.
Menghambat
kerusakan pembuluh darah
Terong diketahui punya manfaat sebagai antikejang, antikanker, dan pendepak gangguan pembuluh darah. Bahkan di Nigeria digunakan sebagai tanaman kontrasepsi, terutama untuk kaum pria. Mungkin lantaran dikait-kaitkan dengan manfaatnya sebagai kontrasepsi dalam KB itu, terong dituding sebagai salah satu tanaman penyebab impoten. Padahal, hal itu belum tentu benar atau malah tak lebih dari sekadar mitos.
Terong diketahui punya manfaat sebagai antikejang, antikanker, dan pendepak gangguan pembuluh darah. Bahkan di Nigeria digunakan sebagai tanaman kontrasepsi, terutama untuk kaum pria. Mungkin lantaran dikait-kaitkan dengan manfaatnya sebagai kontrasepsi dalam KB itu, terong dituding sebagai salah satu tanaman penyebab impoten. Padahal, hal itu belum tentu benar atau malah tak lebih dari sekadar mitos.
Masyarakat
Nigeria juga mendewakan tumbuhan ini karena bisa meredam “penyakit” gugup. Kemampuan
ini telah dibuktikan secara ilmiah terhadap marmut yang diberi sari terong
mentah.
Melalui
penelitian diketahui, dalam buah terong terkandung striknin, skopolamin,
skopoletin, dan skoparon yang bisa menghambat serangan sawan, gugup, atau
kekejangan saraf. Maka, terong bisa digunakan untuk mencegah dan mengobati
serangan epilepsi dan penyakit kejang lainnya, seperti yang diyakini dalam
pengobatan tradisional.
Di
Korea terong yang telah dikeringkan bila dikonsumsi bisa pula mengobati sakit
pinggang, encok, pinggang kaku, dan nyeri lainnya. Secara empiris, sayuran ini
pun mampu mengobati campak, cacar air, ketergantungan alkohol, gastritis, dan
luka bakar.
Yang
juga menggembirakan, penelitian di Jepang menunjukkan, jus terong bisa menekan
kerusakan pada sel-sel dengan penyimpangan kromosom sebagai pertanda adanya
kanker. Kandungan tripsin (protease) inhibitor pada terong diyakini bisa
melawan serangan zat pemicu kanker. Pada penelitian lebih spesifik, terong
dinyatakan sangat baik untuk mengurangi risiko penyakit kanker.
Tak
cukup sampai di situ. Penelitian membuktikan pula bahwa buah ini bisa
meniadakan atau menetralkan kerusakan pembuluh darah arteri. Dengan begitu, ia
dapat menekan dan mengatasi arterosklerosis; penyakit yang disebabkan oleh
terganggunya transportasi darah dan zat makanan pada pembuluh darah arteri.
Gangguan itu terjadi akibat timbunan lemak dan kolesterol di pembuluh darah.
Dampaknya, kerja jantung pun terganggu. Organ vital ini akan kesulitan memompa
darah ke seluruh tubuh yang bisa membahayakan nyawa.
Melalui
pengobatan tradisional yang juga telah dibuktikan para ilmuwan gangguan
pembuluh darah ini bisa dikurangi, bahkan ditanggulangi dengan cara mengonsumsi
terong.
Menurunkan
kolesterol
Bayam
selain bermanfaat sebagai sayur juga berkhasiat obat.
Di
Tanah Air kita kenal ada beberapa jenis bayam. Umpamanya, Amaranthus craentus,
A. hypocondricus, A. Caudatus, dan A. spinosus. Selain zat gizi makro macam
karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin, di dalam sayuran hijau ini juga
terkan dung zat gizi mikro macam kalsium, fosfor, dan zat besi. Bahkan,
kandungan zat besinya dua kali lebih banyak dibandingkan dengan sayur jenis
lain.
Yang
juga menarik dari bayam yaitu kandungan asam oksalatnya. Bila senyawa yang
sering menyebabkan gangguan persendian ini dikombinasikan dengan kalsium, akan
terbentuk senyawa yang tidak diserap tubuh. Artinya, bayam bisa mebila
dikonsumsi dengan bahan makanan sumber kalsium.
Sebagai
terapi, sayuran kegemaran tokoh film kartun Popeye ini pun tak kurang
beragamnya. Di antaranya mampu memperbaiki sistem pencernaann, menurunkan
risiko terserang kanker, mengurangi kolesterol (masih sebatas pada hewan), dan
bersifat antidiabetes. Cara kerjanya dalam menurunkan kolesterol pada hewan
adalah dengan mengonversi kolesterol dalam tubuh menjadi koprostanol yang
kemudian dibuang ke luar tubuh. Sedangkan yang membuatnya berkhasiat
antideabetes adalah kandungan mangannya (Mn).
Untuk
mengobati asma dan eksim pada kulit, bisa dicoba bayam duri Amaranthus
spinosus. Tanaman ini mengandung amarantin, rutin, kalium nitrat, piridoksin,
zat besi, garam fosfat, vitamin A, C, dan K. Untuk mengobati asma,
potong-potonglah lima batang bayam duri muda, termasuk daun dan kembangnya.
Rebus potongan itu menggunakan lima gelas air selama 7 – 10 menit. Air hasil
rebusan tadi diminum tiga kali sehari. Untuk anak-anak cukup diminum setengah
gelas, orang dewasa satu gelas, dan bayi dua sendok makan saja.
Untuk
penyembuhan eksim bisa dilakukan dengan mengompres atau membalut bagian yang
menderita eksim. Pengompresan menggunakan kain yang telah direndam dalam air
panas hasil rebusan bayam. Pengompresan dilakukan selama 20 – 30 menit, cukup
sehari sekali.
Air
sari bayam segar yang dicampur madu berkhasiat pula untuk pengobatan
bronkhitis, anemia, dan demam. Sementara bila bayam muda dimasak dan airnya
dicampur madu, ramuan itu bisa menyembuhkan keputihan pada wanita, gangguan
lever, dan gangguan saluran pencernaan macam sembelit dan tukak lambung.
Untuk
keperluan kecantikan, bayam pun bisa dimanfaatkan. Misalnya untuk perawatan
kulit muka, kulit kepala, dan rambut. Untuk perawatan kulit wajah, caranya
hanya dengan mengoleskan campuran sari air bayam dan kunyit di wajah.
Dengan
perawatan macam ini akan dihasilkan kulit wajah bercahaya, mencegah jerawat dan
kekeringan, serta mencegah penuaan terlalu cepat pada kulit wajah. Atau, dengan
cara membuat jus bayam. Dengan menggunakan kapas, gosokkan jus bayam ke wajah
dengan gerakan berputar di sekitar sudut-sudut mata, dahi, sudut-sudut bibir,
dan dagu. Lakukan perawatan ini selama lima menit ketika bangun pagi dan malam
hari menjelang tidur. Bila dipandang perlu, bisa dilakukan pembilasan dengan
air dingin. Dalam John Heinerman’s Encyclopedia of Healing Juice disebutkan,
jus bayam membantu mengencangkan dan menghilangkan keriput wajah sekitar 40 –
60%.
Sedangkan
untuk perawatan kulit kepala dan rambut, caranya dengan mengoleskan sari air
bayam secara merata pada kulit kepala dan rambut dengan teratur. Hasil yang
akan diperoleh adalah rambut yang tumbuh sehat.
sumber : http://www.indoforum.org/archive/index.php?t-10071.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar